Vinoti Living & Vivere

Halistya Pramana
anak: Vinny Vania Susilo lahir 1987
Vicko Valiant Susilo lahir 1993

Dedy Rochimat

CABANG VINOTI LIVING
-Jakarta
*Plaza Senayan Lt. 3 No. 351A tlp. 021 572 5168
*Mal Kelapa Gading 3 Lt. GF Unit D/E tlp. 021 4585 3753
*Emporium Pluit Mall Lt. 3 No. 46-50 tlp. 021 6667 6691
*Bintaro Junction Lt. 2 021 745 8686
*Plaza Indonesia Lt. 3 Blok E04 tlp. 021 2992 3594
*Mal Taman Anggrek Lt. 4 No. 425 tlp. 021 5699 9321 / 22
*Central Park L2 – 204 Jl. S. Parman Kav. 28 tlp. 021 2920 0220
*Kemang Club Villas Jl. Kemang Selatan 1 tlp. 021 7179 1727
*Kemang Kayu Ayu Jl. Benda Raya 16 A tlp. 021 781 2444

-Bali
*Mal Bali Galeria Level 1 Unit AT-01 tlp. 0361 752 723
*Seminyak Square C 06-07 tlp. 0361 732 202
*Renon: Jl. Moh Yamin 16A


-Bandung
*Gedung Cascade Lt. 3 Jl. RE Martadinata 65 tlp. 022 426 7708
*Jl. Sukajadi 170 tlp. 022 204 0769

-Surabaya
*Mal Galaxy Lt. 2 No. 211-212 tlp. 031 593 7256
*Supermal Pakuwon Indah Lt. LG No. 21-22 tlp. 031 739 0080

-Tangerang: Summarecon Mal Serpong 2 Lt. GF-227 tlp. 021 2931 0637
-Bekasi: Summarecon Mal Bekasi Lt. GF - 110 tlp. 021 2957 2468
-Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto 41 tlp. 0274 518 085
-Medan: Jl. KH Zainul Arifin 23/53C tlp. 061 457 6290
-Palembang: Jl. Tjek Bakar (Dr. Cipto) 54 tlp. 0711 318 608
-Pekanbaru: Jl. Soekarno Hatta 167 F-G tlp. 0761 789 4089

CABANG VL BRIO
-Jakarta
*Bintaro Junction Lt. 2 tlp. 021 745 8686
*Mal Kelapa Gading 3 Lt. GF Blok G50 tlp. 021 4585 3787
*Emprorium Pluit Mall Lt. 3 No. 46-50 tlp. 021 6667 6268
*Kemang Kayu Ayu Jl. Benda Raya 16A tlp. 021 781 2444

-Bali
*Mal Bali Galeria Level 1 Unit AT-01tlp. 0361 767 066
*Jl. Moh Yamin 16A

-Tangerang: Summarecon Mall Serpong 2 Lt. GF-227 tlp. 021 2931 0637
-Bekasi: Summarecon Mall Bekasi GF - 110 tlp. 021 2957 2462
-Bandung: Gedung Cascade Lt. 3 Jl. RE Martadinata 65 tlp. 022 426 7708
-Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto 41 tlp. 0274 518 085
-Surabaya: Supermal Pakuwon Indah Lt. LG No. 20 tlp. 031 739 2093
-Medan: Jl. KH. Zainul Arifin 116A tlp. 061 451 6230
-Pekanbaru: Jl. Soekarno Hatta 167 F-G tlp. 0761 789 4089

CABANG LIVVI CASA
-Jakarta: Plaza Indonesia Lt. 3 Blok E03 A-F tlp. 021 2992 4237
-Bali: Renon, Jl. Moh Yamin 16A

CABANG ESSENTIAL BED N BATH
-Jakarta
*All Vinoti Living & Brio Stores
*Kemang Club Villas Jl. Kemang Selatan 1 tlp. 021 7179 1667
*Seibu Grand Indonesia, 2nd Floor
*Sogo Plaza Senayan, 4th Floor
*Sogo Pondok Indah Mall 2, 2nd Floor
*Sogo Emporium Pluit, 3rd Floor
*Centro Mall of Indonesia, Mezzanine Floor

-Bali
*Mal Bali Galeria Level 1 Unit AT-01 tlp. 0361 762 754
*Seminyak Square C 06-07 tlp. 0361 732 202

-Surabaya: Vinoti Living & Brio Stores, Sogo Tunjungan Plaza 4, 4th Floor

CABANG VIVERE
-Jakarta
*Jakarta Design Center Level 6, Unit #SR 01-03 Jl. Gatot Subroto Kav 53, Slipi Tel. 021-572 0388
*Central Park Level 2, Unit #130, 210, 211 Tel. 021-5698 5353
*Mal Kelapa Gading 3 Ground Floor, Unit G#03 Tel. 021-4585 3908
*Pondok Indah Mall 2 Level 2, Unit #230 Tel. 021-7592 0925
*Lippo Mall Kemang Level 2, Kav. 36 Tel. 021-2905 6889
*Lippo Mall Puri Level LG #59 Tel. 021-2569 1177
*BRI 2 Building Jl. Jend Sudirman 44-46 Bendungan Hilir, Tanah Abang Tel. 021-5790 4364

-Tangerang: Summarecon Mall Serpong 2 Ground Floor #230-231 Tel. 021-2931 0517
-Surabaya: Goodrich Building, Pakuwon Square Ak 1 Jl. Mayjen Yono Soewoyo 35-36 Tel. 031-994 212 49
-Denpasar: Jl. Kayu Aya 6 Oberoi, Seminyak Tel. 0361-734 785

GOSIPNYA
Tahun 1988 (GOSIP lain bilang 1984) Halistya Pramana dan Dedy Rochimat mendirikan perusahaan kontraktor jasa desain interior kantor dengan nama Vinoti Interior Contracting di bawah naungan PT Gema Graha Sarana (GGS). Halistya mengurus pemasaran dan desain sementara Dedy mengurus operasional dan pengembangan bisnis. Bisnis ini berkembang baik dan membuat perusahaan memiliki anak perusahaan seperti Vinoti Office Furnishing yang dikembangkan melalui PT Vinotindo Grahasarana yang memproduksi furnitur, perlengkapan, dan komponennya serta PT Prasetya Gema Mulia, yang yang bergerak di bidang mekanik dan instalasi listrik.

Tahun 1998 Vinoti terkena dampak krisis moneter sehingga bisnis dialihkan ke ritel furnitur dengan merek Vinoti Home Living di bawah perusahaan baru PT Graha Vinoti Kreasindo (GVK). Tahun 1999 gerai pertama Vinoti Living hadir di Plaza Senayan. Bisnis kembali tumbuh pesat. Namun, cepatnya perkembangan bisnis memicu penambahan modal agar kapasitas produksi bisa memenuhi permintaan pasar. Pada 11 Juni 2002 GGS melakukan penawaran perdana saham pada publik. Pada 12 Agustus 2002 GGS resmi menjadi perusahaan furnitur dan kontraktor pertama yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Halistya dan Dedy memiliki visi berbeda. Perbedaan itu membuat Halistya memutuskan GVK memisahkan diri dari GGS pada November 2002 yang lalu disahkan secara hukum pada Desember 2003. GOSIPNYA menurut Halistya bisnis ini memiliki nilai seni dan tidak bisa diproduksi massal sementara Dedy berpendapat lain. Menurut perempuan S1 lulusan arsitek UNPAR Bandung dan S2 manajemen arsitek Arizona University AS ini, dengan cara itulah produk Vinoti terkesan natural dan elegan, tidak seperti produk lainnya karena kesan mewah dan elegan adalah konsep yang diusung Vinoti.

GOSIPNYA permasalahan sudah dimulai ketika Dedy menilai Halistya terlalu berkonsentrasi mengurusi GVK sedangkan Vinoti Office Furnishing kurang mendapat perhatian Halistya padahal kontribusi GVK terbilang kecil buat grup. Menurut Halistya, Dedy kurang menyadari bahwa kebanyakan orang lebih mengenal Vinoti sebagai furnitur rumah ketimbang perusahaan jasa kontraktor, karena itu ia lebih fokus mengurus GVK karena citra merek Vinoti saat itu tidak jelas.

Komposisi kepemilikan pun berubah. Dedy memiliki GGS secara penuh sedangkan Halistya memiliki GVK secara penuh. Namun, keduanya masih tetap punya saham di PT Vinotindo Grahasarana (Vinoti Office Furnishing), yang GOSIPNYA 57% saham dimiliki oleh Dedy dan sisanya milik Halistya.

Dedy lalu membuat merek baru, Vivere, yang berada di bawah naungan PT Vivere Multi Kreasi. Sejak Juni 2003, pria lulusan teknik sipil STTN ini mengembangkan gerai Vivere ke berbagai tempat strategis yang berdekatan dengan gerai Vinoti dan menawarkan produk yang mirip.

Vivere dikembangkan dengan slogan An atmosphere for life dan memiliki empat kategori produk yaitu rumah, kultur (artwork berupa artefak), komplimen (aksesori dekoratif), dan kantor. Grup Vivere mempunyai tiga unit bisnis besar, yakni interior dan manufakturing, elektris mekanis dan komponen furnitur. GOSIPNYA 80% pemasukan Vivere berasal dari proyek perkantoran dan sisanya dari sektor hospitality, layanan publik dan residensial.

Halistya mengambil sisi positif persaingan Vinoti-Vivere sebagai tantangan untuk meningkatkan kualitas produk. Dari sisi desain produk, ia bahkan merekrut desainer furnitur rumah Madonna, Eric Mainer, dan lainnya untuk membantu pengembangan desain Vinoti.

Wendy Chandra

Wendy Chandra (paling kiri) bersama Henry Purnomo (paling kanan)

CABANG USAHA
-Vega: Jl. Ranggamalela 3 Bandung Tlp. 022 420 9873
-Vega: Jl. Banda 33 Bandung Tlp. 022 426 0870

-DILO:
*Balikpapan: Gedung Telkom STO 3, Jln. Mt Haryono
*Bandung: Jln. Banda 4
*Bandung: Jln. Pasteur 11A
*Bekasi: Jln. KH. Noer Ali 1A, Kalimalang
*Bogor: Gedung OPMC Telkom, Jln. Padjadjaran 39
*Denpasar: Bali Creative Industry Center, Jln. Wage Rudolf Supratman 302
*Depok: Jln. Margonda Raya 23 Pancoran Mas
*Jakarta: Mall of Indonesia Lt. 2, Kelapa Gading
*Makassar: Jln. Sam Ratulangi 68
*Malang: Jln. Basuki Rahmad 11A
*Medan: Jln. Monginsidi 6
*Pekanbaru: Jln. Kinabalu 12
*Solo: Gelanggang Pemuda Bung Karno Lt. 2, Jln. Adisucipto 1, Manahan
*Surabaya: Telkom Indonesia Divre V, Jln. Ketintang 135
*Tangerang: BSD Junction Blok A10, Jln. Pahlawan Seribu

GOSIPNYA
Sejak tahun 1991, Wendy Chandra sangat menyukai video game. Ketika itu informasi tentang game ia rasakan kurang banyak dan penjual kaset game pun sangat sedikit. Pada tahun 1994 bersama ketiga temannya yaitu Albert Jacken, Tomy Kurniawan, dan Handi Susilo Yurianto, mereka mendirikan toko game Vega di Jl. Ranggamalela 3 Bandung.

Lulusan S-1 Manajemen Ekonomi dari Universitas Parahyangan Bandung dan S-2 Marketing dari San Francisco State University AS ini menyumbang Rp. 5 juta untuk modal awal dari total Rp. 20 juta yang dibagi rata bersama ketiga temannya. Modal itu dipakai untuk mendirikan PT Vegindo Tunggal Perkasa yang menaungi Vega.

Toko ini menjual berbagai kaset Game Boy, Nintendo, Sega, Super Nintendo, hingga komik dan perlengkapan console games. Ketika itu kaset game masih sulit dibajak sehingga kaset yang beredar adalah kaset original yang saat itu harganya lumayan mahal, berkisar antara Rp. 60 ribu sampai 100 ribu. Hal ini membuat Vega tidak lebih unggul dibanding toko game lainnya.


Tahun 1996 konsol Sony Playstation hadir di Indonesia. Konsol ini begitu laris karena CD begitu mudah dibajak dan dijual antara Rp. 6-10 ribu saja. Vega menyediakan begitu banyak judul-judul game yang GOSIPNYA beberapa diantaranya tidak ditemukan di toko game lain. Hal ini dengan cepat membuat Vega populer di kalangan gamers dan membuatnya mengalahkan toko-toko game terkenal lainnya seperti Spectra, Obelix, OXA, Golden Games, dan Starlite.

Ketika konsumen terus-menerus bertambah, Wendy memutuskan membuat sebuah buletin game dengan nama Mega Game Indonesia (Megindo). Buletin yang awalnya hanya 8 halaman berkembang menjadi 16 halaman lalu jadi 32 halaman, hingga akhirnya berubah menjadi majalah Gamestation. Wendy pun mulai fokus pada bisnis percetakan dan pada tahun 1996 mendirikan PT Megindo Tunggal Sejahtera. GOSIPNYA pada tahun 2000 Albert, Tomy, dan Handi menjual saham mereka pada Henry Purnomo, sehingga sejak itu Vega hanya menjadi milik mereka berdua saja.

Selain berpromosi di Kaskus dan Kafegaul, majalah juga ditawarkan ke toko-toko game. Berbagai acara dan kompetisi dilakukan agar majalah menjadi terkenal. Untuk isi majalah, Wendy berhasil mengembangkan jaringan hingga ke pengembang game di AS. Keberhasilan membangun jaringan ini selain karena Wendy pernah bekerja selama 2 tahun di Konami, juga karena ia sering nongkrong di Silicon Valley, tempat berkumpulnya para penerbit game. Wendy lalu membuka kantor distribusi di Jakarta karena 70% majalah Gamestation beredar di Jakarta.

Kerja sama distribusi pernah pula dilakukan Megindo dengan Grup Mugi Rekso Abadi (MRA) untuk mengantisipasi kebocoran distribusi. Namun, karena masalah internal, pegawai dari MRA dipekerjakan untuk membantu distribusi Megindo. Mereka lalu mencoba melakukan ekspansi dengan menerbitkan Cinemags dan Animonster.

Dalam mempromosikan Cinemags yang membahas film, Wendy bekerja sama dengan jaringan bioskop 21 untuk mengadakan nonton bareng. Bagi Animonster yang menyasar penggemar komik Jepang, Wendy bekerjasama dengan televisi berbayar AXN untuk program Animax dan penerbit komik di Jepang yang bersedia memberikan preview produk-produknya.

Kini Wendy telah menerbitkan 8 majalah: Cinemags, Gamestation, Game Guide, Animonster, Kiddo, Gadget, Macworld, Archi & Meidy. Meski sukses mengembangkan perusahaannya, ia pernah rugi Rp. 7 milyar. Musibah itu terjadi saat ia mengambil S-2 di AS tahun 1996 dan perusahaan dipercayakan kepada temannya. Saat itu kerugian terjadi dari distribusi dan percetakan.

Ketika kembali ke Indonesia tahun 2000 Wendy merombak perusahaan dan mencari investor baru. Ia juga memecat orang-orang yang tidak kompeten. GOSIPNYA hal itu berhasil membuat keuangan perusahaan stabil setelah dua tahun. Wendy yang kini memegang 45% saham Megindo, berhasil menyelamatkan perusahaan (yang GOSIPNYA kini beromzet sekitar Rp. 5 milyar per bulan) dari kebangkrutan.

Pada tahun 2010 Wendy bekerjasama dengan TELKOM dengan membuka 2 gerai creative center DiLo di Jakarta dan Bandung untuk mewujudkan edutainment melalui industri kreatif.

Norman Tagor Lubis

Norman Tagor Lubis
lahir 22 Oktober 1943 di Banda Aceh
meninggal 29 September 2012
istri: Tien Norman Lubis lahir 1947
anak: Nashia Yohara Lubis lahir 1 Agustus 1974
Nanda Anisa Lubis lahir 1980
Nindya Zanaria Lubis lahir 22 Juli 1985

PENDIDIKAN
Fakultas Kedokteran Unpad 1963-1972
Sedampa 1972-1973
Penerbangan Kelas III 1977
Pascasarjana Program Pend. Dokter Spesialis 1978-1981
Sekkespra 1983
SekkAU 1985

KARIR
Kasibindiskes Lanuma Husein 1974
Kasi Bedah Umum RS Salamun 1977
Ka Klinik Mata RS Salamun 1982
Kabag Med Sekrumkit RS Salamun 1985
Lektor Luar biasa penyakit mata FK Unpad
Lektor Luar biasa penyakit mata FK Maranatha

PENGHARGAAN
Satya Lancana Penegak
Satya Lancana Kesetiaan 8 tahun
Satya Lancana Kesetiaan 18 tahun
Satya Lancana Seroja

GOSIPNYA
Meski lahir di Aceh, Norman Lubis menamatkan pendidikannya di SMPN 2 dan SMAN 2 Bandung bersama teman dekatnya, Arifin Panigoro. Semasa kuliah kedokteran, ia sempat mengikuti operasi militer Dwikora pada tahun 1964-1965 dan penumpasan G30S/PKI pada tahun 1965-1967. Setelah menyelesaikan studinya di FK Gigi UNPAD Bandung tahun 1972, ia lalu masuk TNI AU.

Pada 22 Juli 1972 ia menikahi gadis asal Palembang, Tien N. Saddak dan dikaruniai 3 orang anak. Istrinya lalu berganti nama menjadi Tien Norman Lubis dan berkarir menjadi notaris di Jl. Taman Cibunut 1 (Van Deventer) setelah lulus dari UNPAD tahun 1988.

Tien Norman Lubis

Setelah pensiun menjadi dokter di TNI AU pada tahun 1998, GOSIPNYA Norman membuka jasa konsultasi mata di Jl. Sumatera no. 22 Bandung. Tahun 2002 usahanya itu diresmikan menjadi sebuah perusahaan bernama Bandung Eye Center. Bersama ketiga temannya, ia mendirikan PT Nitra Husada yang menaungi Bandung Eye Center.

Iwan Sovani menjadi wakil direktur, Djonggi Parulian Panggabean menjadi komisaris utama, Budiman menjadi komisaris sekaligus general manager, sedangkan ia sendiri bertindak sebagai direktur. Karena pasien terus bertambah banyak dan gedung dianggap sudah tidak memadai lagi, pada tahun 2008 gedung diperbarui menjadi gedung mewah dengan peralatan modern. GOSIPNYA Bandung Eye Center adalah pelopor bedah LASIK pertama di Bandung.

Pada acara Bandung Air Show 2012, sebenarnya Norman tidak akan ikut naik pesawat. GOSIPNYA karena diajak oleh Letkol (purn.) Toni Hartono, penggemar pesawat terbang yang telah bergabung dengan FASI (Federasi Aerosport Indonesia) ini pun langsung menyetujuinya. Ia menjadi kopilot pesawat AS-202 Bravo yang dikendarai Toni untuk melakukan aksi akrobatik.

Pada pukul 11.37 WIB pesawat lepas landas. Tiga menit setelahnya pesawat tampak tidak bisa dikendalikan dan lalu jatuh mengenai kantor PIA Ardhya Garini di lingkungan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU (Dislitbangau) pada pukul 11.42 WIB. Keduanya tewas seketika di tempat kejadian dan jenazah Norman dimakamkan di TPU Sirnaraga, Bandung pada 30 September 2012.

J&C

Diah Susilawati
lahir 14 Oktober 1963 di Bandung

CABANG USAHA
-Bandung (5)
*Istana Plaza Lt. Dasar Jl. HOS Tjokroaminoto 121-123 Telp. 022-70924466
*Bober Cafe Jl. Martadinata 123 (*) Telp. 022-7234295
*De Tuik Cafe Jl. Bojong Koneng Atas Telp. 022-7101322
*Jl. Karasak Lama 6, Komp. Mekarwangi Telp. 022-61718170
*Komp. Taman Mutiara D3 no. 20D Cimahi Telp. 022-6631840

-Jakarta (2)
*Jl. Puspa Gading II Blok A1 No 69 Pondok Gading Utama Kelapa Gading Telp. 021-4526822
*Jl. Maleo 1 Blok JA 2 No. 18 Sektor IX Bintaro Jaya Telp. 021-7450910

-Bekasi: Jl. Jatiluhur I DB 56/57 Komplek Buana Risma Telp. 021-8842965
-Yogyakarta: Jl. Janti Gedong Kuning 18 Telp. 0274-9546907

Catatan: (*) = Melayani pembelian agen

GOSIPNYA
Sambil menunggu suaminya pulang kantor, Diah Susilawati iseng belajar membuat kue kering lewat buku. Makin lama ia makin piawai dan kue buatannya pun makin banyak. Diah lalu menawarkan kue keringnya ke tetangga. Kuenya ternyata digemari dan mulai banyak dipesan menjelang hari Lebaran tiba. Beberapa orang bahkan mulai menawarkan jasa menjualkan kue kering Diah.

Tahun 1996, sarjana lulusan Fakultas Sosial Politik jurusan Administrasi Negara di UNPAR Bandung ini mulai serius menekuni bisnis ini. Ia mempunyai dua anak, Jody dan Cindy yang lalu ia singkat menjadi Joyci dan ia terapkan sebagai merek kue keringnya. Diah juga mengurus izin ke Departemen Kesehatan. Tapi merek Joyci lalu diubah menjadi J&C, karena saat akan dipatenkan tahun 2003, ternyata sudah dipakai oleh orang lain.

Suami Diah, Dedi Hidayat, yang saat itu bekerja di sebuah perusahaan konsultan minyak, memilih keluar dari pekerjaannya untuk membantu memasarkan kue istrinya. Diah sering ikut pameran agar kuenya tetap diingat orang karena J&C memang hanya dibuat menjelang Lebaran. Meski dijual hanya selama 3 bulan tiap tahunnya, GOSIPNYA hasil penjualannya bisa untuk menghidupi keluarga Diah selama setahun.

PT. Bonli Cipta Sejahtera dibentuk pada bulan Februari Tahun 2012 dengan menggabungkan 3 perusahaan yang bergerak di bidang produsen kue kering yaitu J&C Cookies, Ina Cookies, dan Ladifa Cookies untuk saling menunjang menjadi perusahaan yang lebih baik.

Hingga tahun 2016 J&C memiliki 9 cabang di 3 kota dan 27 distributor di 19 kota dan 200 karyawan yang GOSIPNYA dalam setahun memproduksi sekitar 25 ribu lusin kue kering dan 50 macam jenis kue dengan omzet 15 milyar Rupiah setahun.

Kartika Sari

Andrew Purnomo

CABANG USAHA
-Kartika Sari
*Jl. H. Akbar 4 Bandung Tlp. 022 423 1355 - 423 9678
*Jl. Kebon Jukut 3C Bandung Tlp. 022 423 0397 - 422 1975

*Jl. Ir. H. Djuanda 85 Bandung Tlp. 022 250 9495 - 250 9500
*Jl. Buah Batu 165 A Bandung Tlp. 022 731 9385
*Jl. Terusan Jakarta 77E Bandung Tlp. 022 710 1280
*Jl. Kopo Sayati 111 A Bandung Tlp. 022 541 4340
*Jl. Raya Timur 518 Cimahi Tlp. 022 665 6280

-Vega
*Jl. Ranggamalela 3 Bandung Tlp. 022 420 9873
*Jl. Banda 33 Bandung Tlp. 022 426 0870

GOSIPNYA
Kisah Kartika Sari dimulai pada tahun 1975, ketika Ratnawati membuka usaha kecil-kecilan dengan memproduksi bolu kukus. Selang beberapa waktu kemudian, Kartika Sari menawarkan berbagai jenis kue seperti lapis legit dan bolu. Namun tingkat penerimaan publik terhadap aneka produk itu biasa saja. Pada tahun 1986, Ratnawati mencoba menawarkan produk pisang bolen. Kali ini, tanggapan konsumen luar biasa. Rasa pisang bolen-nya yang eksotik membuat penikmatnya ketagihan. Referensi dari mulut ke mulut pun membuat pisang bolen khas Kartika Sari dengan cepat menjadi buah bibir. GOSIPNYA nama pisang bolen berasal dari bahasa Belanda bollen yang berarti bola, karena itu bentuk pisang bolen Kartika Sari pun tidak dibuat melilit seperti pisang bolen pada umumnya tapi lebih menyerupai maknanya yaitu bola pisang.
 
Pisang Bolen umum

Pisang Bolen Kartika Sari

Kini Ratnawati menyerahkan usahanya pada anaknya, Andrew Purnomo dan Kartika Sari kian membesar (GOSIPNYA salah satu dari anak Ratnawati suka berjudi dan menyebabkan berkembangnya isu bahwa pada dekade tahun 2000-an Kartika Sari terlilit hutang dan menyebabkan bisnis Kartika Sari dijual. Tapi menurut GOSIP lainnya, isu tersebut berkembang ketika suatu waktu seseorang yang baru berteman dengan salah satu anak Ratnawati bermain ke rumahnya dan membanggakan serta melebih-lebihkan cerita tentang perjudian yang dilakukan oleh anak Ratnawati tersebut).

Wendy Chandra (paling kiri) bersama Henry Purnomo (paling kanan)

GOSIPNYA pada tahun 2000 anak Ratnawati yang lain, Henry Purnomo, menjalankan bisnis game dengan membeli saham Vega Fantasy Land di Jl. Ranggamalela 3 Bandung. Ia memegang jabatan sebagai Presiden Komisaris sedangkan perusahaan ia serahkan pada sang pendiri, Wendy Chandra. Hingga kini, perusahaan tersebut telah menerbitkan sejumlah majalah sukses seperti Cinemags, Gamestation, Game Guide, Animonster, Kiddo, Gadget, Macworld, dan Archi & Meidy.

Amanda

H. Sjukur Atmowisastro
lahir 29 September 1938 di Jombang
meninggal 5 September 2011

Hj. Sumiwiludjeng
lahir 1 Agustus 1940 di Jombang

CABANG TOKO
-Bandung
*Jl. Rancabolang No. 29 Tlp. 022–7566130
*Jl. Cikawao No. 1 – 3 Tlp. 022–4209865
*Jl. Terusan Jakarta No.6 Tlp. 022–7211846
*Jl. Pasir Kaliki Ruko Paskal Hyper Square Blok A 43 Tlp. 022–86061090
*Jl. Ir. H. Djuanda No. 167 Tlp. 022–2516123
*Jl. Dr. Setiabudi No. 164 Tlp. 022–2042203
*Jl  Kopo Raya No.527 Bandung Tlp. 022–88887426
*Jl. A. H. Nasution No. 45 Ujung Berung Tlp. 022–7832841
*Jl. Raya Cibabat No.452 Cimahi Tlp. 022–6648665
*Jl. Raya Jatinangor No.224B Tlp. 022–7797358
*Jl. Raya Rancaekek No.131 (Dangdeur) Tlp. 022–7795904

Amanda Express
*Jl. Raya Banjaran No. 209/337 KM 12 Kab. Bandung
*Jl. Kebon Kawung No. 43 Stasiun Kereta Api Bandung (pintu utara) Bandung
*Jl. Sesko AU. KP. Sesko AU. Lembang (simpang De’Ranch) Kab. bandung
*Jl. Padasuka No. 68 Bandung

-Cirebon
*Jl. Tuparev No.38A Tlp.  0231–200837
*Jl.Kesambi Raya (RUKO Kesambi Regency No. 1) Tlp. 0231–8293103

Amanda Express
*Jl. Cirebon-Bandung Blok Wanagiri Palimanan Cirebon

-Bogor
*Jl. Pajajaran No. 84F Tlp. 0251–833334
*Jl. Jenderal Sudirman No 22 A Bogor Tengah Tlp. 0251–8358870
*Jl. Raya Seplak Ruko No. 27K

Amanda Express
*Jl. Pajajaran No. 21 Warung Jambu Bogor Utara

-Bekasi
*Jl. Kalimalang Raya no. 193 Bekasi Barat Tlp. 021–88964012
*Jl. H. Mulyadi Joyomartono No. 25 Bekasi Timur Tlp. 021–22107377
*Jl. Jatiwaringin No. 107 Pondok Gede 021–88356182
*Jl. Alternatif Cibubur KM 4 Tlp. 082111060642

-Depok
*Jl. Margonda Raya No.328 Tlp. 021–77207295

Amanda Express
*Jl. Bojongsari No. 83 Depok

-Tasikmalaya
*Jl. Mesjid Agung No.14 Tlp. 0265–7520933

Amanda Express
*Jl. Raya Timur no. 34 Kudang Singaparna

-Karawang
*Jl. Kertabumi no 59 A Karawang Tlp. 081288175017

-Tangerang
*Jl. Raya Serpong KM 8 no. 82 B (BSD) Tlp. 021–5378490
*Jl. Merdeka No. 207 D Tlp. 021–5516480 Karawaci

-Yogyakarta
*Jl. Diponegoro No.38 Tlp. 0274–517870
*Jl. Taman Siswa No. 160 Ruko TSBC Tlp. 0274–383122
*Jl. Laksda Adi Sucipto No. 268 Tlp. 0274–485076
*Jl. Kaliurang km 6,2 No. 56, Sleman 0274–563351

-Solo
*Jl. Ronggowarsito No. 173 Tlp. 0271-734919

-Semarang
*Jl. MH. Thamrin No. 16 Tlp. 081226236953

-Purwokerto
*Jl. Jend. Sudirman No. 7-8 Tlp. 0281-642559

-Magelang
*Jl. Tentara Pelajar No. 42A Tlp. 0293–360197

-Salatiga
*Jl. Diponegoro No. 68 Tlp. 0298 – 311106

-Pekalongan
*Jl. Dr. Soetomo No. 53 Tlp. 0285–4411405

-Tegal
*Jl. A. R. Hakim No. 138 Tlp. 0283-325177

-Kudus
*Jl. Sunan Muria No. 32 Tlp. 0291 – 435097

-Boyolali
Amanda Express
*Jl. Pandanaran No. 294 Tlp. 081240727169

-Surabaya
*Jl. Kutai No. 8 Tlp. 031–5662677
*Jl. Barata Jaya No. 19/26  Tlp. 031–5057805
*Jl. Mulyosari No.95F  Tlp. 031–5916263
*Jl. HR. Muhammad No. 113  Tlp. 031–7315494
*Jl. Menganti Kramat No. 25 Tlp. 031–7672749

Amanda Express
*Jl. Blauran No. 58-60 Tlp. 031–5319671

-Sidoarjo
*Jl. Pahlawan No.9C Tlp. 031–8055375
*Jl. Raya Tropodo 9A (SPBUTropodo) 031–8671340

-Malang
*Jl. Arief Rahman Hakim No.26A Telp. 0341–368697
*Jl. WR. Supratman C1 Kav.19 Telp. 0341–368698

-Kediri
*Jl. Panglima Sudirman No. 96 Tlp. 0354–4674103

-Madiun
*Jl. Diponegoro No. 54 D Telp. 0351–476157

-Gresik
*Jl. Dr. Soetomo No. 106 Tlp. 031–3990491

-Jember
*Jl. Gajah Mada No. 146 Tlp. 0331–427365

-Amanda Express
*Jl. Jawa No 88, Campus Resto Jember Tlp. 0331-4436744

-Banyuwangi
*Jl. A. Yani No 7 Banyuwangi Tlp. 0333-3382425

Amanda Express
*Jl. Jawa No 88, Campus Resto Jember Tlp. 0331-4436744
*Jl. Panglima Sudirman No 32A Probolinggo 0335-4492551
*Jl. Sultan Hasannudin No 19 Tulung Agung 0355-5238757

-Medan
*Jl. Abdullah Lubis No.23A Tlp. 061– 4534519
*Jl. Brigjend Katamso No.486 Tlp. 061–7879940
*Jl. Sutomo No.28 Binjai Tlp. 061–8828983

-Jambi
Amanda Express
*Jl. Kolonel Abun Jani No. 5 Tlp. 0741-3071777

-Palembang
*Jl. Indra No. 1 Tlp. 0711 – 7772292
*Jl. Basuki Rahmat No.43 Tlp. 0711 – 318444

-Pekanbaru
*Jl. Jend. Sudirman Kav. 07 Tlp. 0761–7870999

-Samarinda
*Jl. Aminah Syukur No. 57 Telp. 0541 – 734350

Amanda Express
*Jl. Bung Tomo no. 07

-Balikpapan
*Jl. Jend.Sudirman No. 25 Tlp. 0542 – 744989

-Banjarmasin
*Jl. Ahmad Yani KM 2,5Tlp.0511 – 3277386

-Banjarbaru
*Jl. Ahmad Yani KM 34 Tlp. 0511-5910255

-Makassar
*Jl. A.P. Petarani No. 34 Panakukang Tlp. 0411 – 437620
*Jl. Dr. Ratulangi No. 49 Tlp. 0411 – 834618
*Jl. Perintis Kemerdekaan Ruko Km. 8 Tlp. 0411 – 583888, 0411 – 581080
*Jl. Sultan Alauddin (RUKO ALAUDDIN PLAZA OFF BA 08) Tlp. 0411-8224083

Amanda Express
*Komp. SPBU 74.902.08 Goa Ria Sudiang  Jl. Perintis kemerdekaan  Kav. 19 No. 8

GOSIPNYA
Bisnis ini dimulai karena Hj. Sumiwiludjeng merasa tidak puas dengan resep bolu kukus buatan adiknya yang ia terima akhir tahun 1999. Sejak lama lulusan Tata Boga IKIP Jakarta (kini Universitas Negeri Jakarta) ini membantu perekonomian suaminya, H. Sjukur, dengan menerima pesanan kue dan makanan untuk arisan dan pesta pernikahan.

Setelah menemukan resep yang tepat untuk bolu kukus tersebut, ia bersama dengan anak dan menantunya (Joko Ervianto dan Atin Djukarniatin) mulai menawarkannya kepada para pelanggan kateringnya. GOSIPNYA dulu kue ini hanya disebut kue bolu cokelat saja tapi agar lebih dikenal orang, namanya diganti menjadi brownies kukus karena tekstur dan warnanya mirip brownies.

Pada awal tahun 2000 Joko dan Atin membuka sebuah kios kaki lima di kompleks pertokoan Metro, Soekarno Hatta, Bandung. Karena kurang menarik minat konsumen, kue itu dijual Rp. 1.000 per potong. Dengan cara itu mereka bisa menjual hingga 150-250 potong atau 3-5 loyang ukuran 24x24 cm per hari. Tapi mereka lalu pindah ke Jl. Tata Surya no. 11 karena toko Metro terbakar.

Agar lebih komersial Joko memberi merek Amanda, sebuah nama yang pernah dipakai Hj. Sumiwiludjeng untuk usaha kantin dan salon rambutnya. Menurut Hj. Sumiwiludjeng AMANDA adalah singkatan dari Anak MANtu DAmai.

Joko merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Bandung sehingga ia berperan besar membuat Amanda maju pesat. Ketika mereka kewalahan dengan pesanan yang begitu banyak, Joko mengubah cara mengukus dari 3 loyang dengan 3 kompor menjadi 6 loyang. GOSIPNYA kocokan adonan pun dibuat khusus, sehingga bisa mengocok untuk 6 resep sekaligus.

Toko yang merangkap tempat produksi terasa mulai sesak karena hanya berupa bangunan tripleks seluas 4x6 meter sehingga pada tahun 2002 mereka pindah ke Jl. Rancabolang no. 5 serta membuka dua cabang di Jl. Emong dan Jl. Antapani. Pada tahun 2003 cabang di Jl. Otten dibuka.

Karena tidak sanggup melayani permintaan konsumen, mereka mulai mendapat keluhan dari pembeli yang tidak kebagian brownies. Mereka pun mulai meningkatkan jumlah produksi. GOSIPNYA saat itu mereka menjual sekitar 1.000 loyang kue sehari dan memiliki karyawan hingga 200 orang.

Untuk mengelola bisnis yang terus membesar itu, adik Joko, Andi Darmansyah dan Sugeng Cahyono ikut mengelola cabang-cabang Amanda. Awal tahun 2005, pusat toko mereka pindah ke bangunan yang lebih besar di JI. Rancabolang 29. Bersamaan dengan itu cabang baru di Paskal Hyper Square dibuka. Andi dan Sugeng juga ditarik ke kantor pusat untuk memegang jabatan direktur keuangan dan direktur operasional. Sementara itu, pabrik pembuatan brownies tetap di JI. Rancabolang 5. Tahun-tahun berikutnya hingga 2011, Amanda terus membesar dengan membuka cabang hingga ke Jawa Timur dan Sumatera.

Dalam hal produk baru Amanda juga terus berinovasi menciptakan rasa-rasa baru. GOSIPNYA untuk hal ini Amanda berkonsultasi dengan dosen bakery & pastry Akpar NHI Bandung, Djauhar Arifin, yang telah menulis buku Menu For Yuu! yang dijual di toko-toko buku Gramedia.

Vitasari


CABANG TOKO
-Komplek Kurdi 49, Bandung Tlp. 022 520 3429 - 022 520 4743
-Jl. Surapati 55A, Bandung Tlp. 022 253 1200 - 022 253 1637
-Jl. Sabang 26, Bandung Tlp. 022 426 1550
-Jl. Buah Batu 186, Bandung Tlp. 022 730 4884
-Jl. Holis 327D, Bandung Tlp. 0819 1061 0688 - 0811 200 5377

GOSIPNYA
Toko roti dan kue Vitasari didirikan pada pertengahan tahun 1991 oleh Esterwati Suherman di komplek Kurdi, Bandung. Sejak beberapa tahun terakhir Andre Tanuwihardja diserahi tugas untuk mengurus toko yang kini telah berjumlah 4 gerai tersebut. "Berawal dari mengisi waktu, mama yang memang memiliki hobi membuat roti dan kue memberanikan diri untuk membuka toko roti dan mendapat respon yang baik dari warga di sekitar tempat tinggal dan akhirnya menjadi bisnis yang menjanjikan,” kenang Andre.

Tahun 1998 gerai kedua di Jl. Surapati berdiri, disusul dengan gerai ketiga di Jl. Burangrang yang berdiri tahun 2006 serta gerai keempat di Jl. Buah Batu tahun 2011. Gerai buka mulai pukul 07.00 – 20.00. Pada jam-jam tertentu misalnya jam makan siang dan jam pulang kantor, gerai Vitasari di Kompleks Kurdi dipenuhi oleh pelanggannya yang berbelanja berbagai produk. GOSIPNYA khusus daerah Kurdi, tiap harinya setiap roti baru saja keluar dari oven, pengunjung akan berebut untuk mendapat jatah roti.

Vitasari bukan tanpa saingan, pada tahun 2008 berdiri toko roti D'lisen dan pemain besar Jesslyn K Cakes (GOSIPNYA memiliki sekitar 40 outlet di Indonesia) di daerah Kurdi. Tapi jika dilihat dari jumlah pengunjung - khususnya daerah Kurdi - tampaknya dominasi Vitasari belum dapat digoyahkan untuk saat ini. GOSIPNYA Vitasari adalah toko roti termurah tapi enak di Bandung. Saking banyaknya penggemar roti Vitasari dan BreadTalk, ada anekdot yang berbunyi, "Slogan BreadTalk: anda yang mengerti roti; Slogan Vitasari: roti yang mengerti anda."

GOSIPNYA tahun 2015 Vitasari sempat mengalami penurunan pengunjung karena ada pesaing baru Bread.Co yang melakukan promosi besar-besaran karena memiliki modal besar. Bread.Co masih merupakan bagian dari Yogya Group yang memimpin pasar swalayan di Jawa Barat. Tapi setelah promo berakhir, harga kembali normal sehingga para pengunjung kembali membeli ke Vitasari yang harganya lebih murah tapi dengan kualitas yang tidak kalah bersaing. GOSIPNYA jumlah transaksi di Vitasari bisa mencapai 700 kali per hari.


Pada pertengahan tahun 2018 Vitasari membuka toko baru di Paskal Hypersquare dengan nama Vitadeli Bakery. GOSIPNYA Paskal Hypersquare dipilih karena ingin menjangkau anak muda yang memilih Paskal23 sebagai mall favorit. GOSIPNYA lagi, Paskal Hypersquare tidak semahal Paskal23, sehingga harga jual bisa ditekan.

Menu Vidateli

Meski sudah menyesuaikan menu dengan selera anak muda, Vitadeli tidak mampu memikat pengunjung sehingga tutup permanen pada pertengahan 2020 setelah dihantam pandemi COVID-19.

Primarasa

Theresia Yuliaty

CABANG TOKO
-Jl. Kemuning 20, Bandung Tlp. 022 720 3440, 022 720 6468
-Jl. Buahbatu 169, Bandung Tlp. 022 731 1537
-Jl. HOS Tjokroaminoto (Pasirkaliki) 163, Bandung Tlp. 022 612 0177
-Jl. Peta 63A, Bandung Tlp. 022 8524 0291
-Jl. Purwakarta 95 Antapani, Bandung Tlp. 022 720 0128

GOSIPNYA
Saat berusia empat tahun, Theresia Yuliaty kerap diajak tantenya untuk membuat kue, dan dia dengan sukacita menyambut ajakan itu. Saat duduk di sekolah dasar, dia termasuk siswi yang menonjol dalam ekstrakurikuler memasak maupun membuat kue. Dia sering menjuarai kompetisi membuat kue di sekolahnya. Di balik suksesnya, ada dukungan keluarga, terutama sang suami, Ade Suryana.

Mulanya berkat keharuman aroma kue saat dipanggang, banyak orang di sekitar rumahnya yang datang dan minta agar diperbolehkan membeli. Ia kemudian menitipkan kuenya pada beberapa gerai. Namun jalan berikutnya adalah jalan terjal bagi ibu dari Alvin dan Elsie ini. Dalam beberapa hari pertama, sebagian kue yang ia titipkan tidak laku. Ia sempat putus asa melihat tumpukan kue retur. Tapi kata-kata sang suami membuatnya tegar.

Usaha yang dimulai sejak tahun 1987 ini membutuhkan pengorbanan yang cukup mahal (GOSIPNYA untuk mencoba resep brownies saja setiap hari ia menghabiskan Rp. 200 ribu untuk membeli bahan). Setelah seleranya pas, barulah ia menuai hasilnya. Lama-kelamaan, brownies Primarasa menjadi trade mark brownies di Bandung karena Theresia memang mengkhususkan diri membuat brownies. Kini ia mesti menyiapkan minimal 300 buah brownies untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya setiap hari. "Jika ada pesanan, bisa mencapai seribu dalam sehari," ujarnya.

Brownies buatannya kini tersedia dalam 4 rasa, yaitu coklat, keju, moka, dan kismis. Semuanya dibuat di rumahnya yang sekaligus menjadi pabrik dan toko Primarasa, di Jl. Kemuning. Untuk menjaga kualitas rasa browniesnya, ia tak segan menggunakan bahan impor. "Selain tepung dan gula, yang lainnya bahan impor," ujarnya.

French Bakery


French Bakery mulanya dimiliki oleh seorang pengusaha asal Taiwan yang bernama Mr. Chang dan berlokasi di Jalan Kemakmuran, Jakarta. Tahun 1977 Mr. Chang hendak kembali ke Taiwan. Ia menawarkan usaha roti ini kepada pasangan suami istri Achmad Husen dan Herawati Ningsih. Pasangan ini memindahkan usaha roti itu ke Jalan Braga, Bandung di tahun yang sama.

Mereka tak hanya mengambil alih merek French Bakery, tapi juga memboyong mesin-mesin dan lima baker asal Taiwan (GOSIPNYA sang pemilik memberi nama French karena saat itu sentimen rasis anti Cina sedang merebak, yang membuatnya tak bisa memberi nama Taiwan yang berbau Cina). Kelima baker Taiwan itu memulai pembuatan roti-roti khas Taiwan untuk French Bakery sekaligus melatih para karyawan lokal sebagai calon pengganti mereka. “Ternyata, sambutan konsumen terhadap produk roti dan kue khas Taiwan sangat positif. Gerai kami dipadati pembeli dari pagi sampai malam,” kata Lomri Husen, putra Achmad dan Herawati, yang saat ini menangani French Bakery.

Kini, French Bakery mendapat saingan berat dari roti-roti modern seperti BreadTalk, Jesslyn Cakes, Holland Bakery, dan Rotiku yang cukup banyak menyedot pangsa pasar mereka. Awal 2021 French Bakery tutup permanen.

Rasa Bakery & Cafe


Rasa Bakery & Cafe didirikan tahun 1936 di Jalan Tamblong, Bandung oleh seorang berkebangsaan Belanda, Hazes. Tahun 1967 beralih kepemilikan pada seorang wanita bernama Kamarga dan diubah menjadi Perseroan Terbatas.

Awalnya Rasa Bakery & Cafe hadir dengan konsep afternoon tea time yang hanya menyediakan kue-kue atau makanan kecil, seperti kue-kue tradisional hingga cake yang dibuat dalam bentuk mini serta es krim yang menjadi andalan utamanya. Kemudian sekitar tahun 1990-an, Rasa Bakery & Cafe dilengkapi dengan menu makanan yang lebih berat ala Indonesia, seperti nasi rames, nasi timbel hingga laksa dan menu-menu ala barat seperti sandwich, pasta dan pizza. GOSIPNYA kelezatan es krim Rasa Bakery & Cafe hanya dapat disaingi oleh Haagen-Dazs.