24 December 2013

Jonas Photo


Arif Hadikusuma
lahir 13 Februari 1979

CABANG JONAS PHOTO
-Bandung
*Jln. Banda 38 tlp. 022 420 1010
*Paris Van Java Jln. Sukajadi 137-139 Lt. UG Blok B 29-30 tlp. (022) 8206 3739
*Bandung Indah Plaza Jln. Merdeka 56 Lt. II-06 tlp. (022) 421 8201
*Istana Plaza Jln. HOS Tjokroaminoto 121-123 FF-D4 tlp. (022) 604 6768
*Trans Studio Mall Jln. Gatot Subroto 289 Lt. 3 Blok A3-11 tlp. (022) 9109 1672
*Cihampelas Walk Jln. Cihampelas 160 Lt. SG 27-29 tlp. (022) 206 1034
*Festival Citylink Jln. Peta 241 Lt. GF-09 tlp. (022) 612 8557
*Braga Citywalk Jln. Braga 99-101 Lt. 2

-Tangerang: Mal Summarecon Lt. Dasar tlp. (021) 29543856
-Semarang: Jl Diponegoro 45 tlp. (024) 8455246

CABANG GIGGLE BOX
-Bandung
*Jl. Progo 34A tlp. (022) 727 7346
*BIP Jl. Merdeka 56 Lt. 1 tlp. (022) 421 9736
*Ciwalk Jl. Cihampelas 160 Young Street tlp. (022) 6155 1900
*Jl. Karang Sari 3 Setiabudhi tlp. (022) 204 2242
*IP Jl. Pasirkaliki 121-123 Lt. 1 tlp. (022) 7639 7656
*Feslink Jl. Peta No.241, Lt. GF tlp. (022) 6166 9526
*Miko Mall Jl. Kopo Raya 599 tlp. (022) 6141 5611
*Braga Citywalk Jl. Braga 99-101

GOSIPNYA
Pada tahun 1973 Alva Photo didirikan di Jalan Sunda, Bandung. Ketika itu bisnis foto berwarna baru mulai berkembang tapi karena kalah bersaing, Alva bangkrut pada tahun 1981. Salah satu pendirinya, Gunadi Hadikusuma merintis kembali usaha itu bersama istrinya, Ingriyanti G pada Februari 1981 di rumahnya sendiri di Jalan Batik Jonas 17, Sukaluyu, Bandung dengan cara mengubah ruang tamu menjadi studio. GOSIPNYA ketika itu karyawan mereka hanyalah satu orang.

Pangsa pasar mereka adalah anak-anak muda yang memiliki dana terbatas dan oleh karena itu mereka pun tidak dapat meraih untung banyak sehingga mereka mulai dikenal sebagai tempat foto murah meriah. Pangsa pasar yang besar itu dapat mereka raih karena saat itu tidak ada yang mau mengerjakan bisnis foto cepat selesai tapi berlaba kecil tersebut. Pada tahun 1983 Jonas mulai menyediakan jasa pemotretan dan jumlah karyawannya bertambah menjadi 10 orang. GOSIPNYA konsumen terbesar dan tidak pernah habis mereka adalah para sarjana yang baru diwisuda. Bandung yang terkenal sebagai kota pelajar setiap tahunnya mewisuda puluhan ribu pelajar yang tentu saja membuat bisnis Jonas berkembang pesat.

Pada 15 November 1992 Jonas pindah ke Jalan Banda 38 dengan alasan tempat sebelumnya kurang strategis. Di tempat ini, studionya mampu menampung 250 orang sekaligus dalam satu sesi pemotretan. Keputusan ini ternyata sangat tepat, terbukti dengan terus berkembangnya bisnis Jonas yang GOSIPNYA bahkan membuat Jonas menguasai sepertiga bisnis percetakan foto se-Bandung.

Datangnya era digital pada tahun 2000 membuat banyak pelaku bisnis foto analog berguguran. Sebelum tahun 2000 ada lebih dari 4.000 toko foto di Indonesia dan menjadi tinggal sekitar 1.000 ketika era digital tiba. Meski begitu Jonas malah makin berkembang berkat insting bisnis Gunadi. GOSIPNYA ketika Gunadi mengunjungi pameran di luar negeri, ia melihat mesin cetak digital dan lalu mengimpornya dari Jepang. GOSIPNYA sih ia merupakan pencetus cetak digital pertama di Asia Tenggara.

Anak Gunadi, Arif Hadikusuma mulai terjun mengelola Jonas pada tahun 2003. Arif lalu mendirikan kafe Giggle Box pada 10 Februari 2010 di Progo 33A, Bandung. GOSIPNYA ia melihat toko-toko Fuji Film yang juga mencetak foto satu-persatu mulai tutup sehingga ia mulai beralih ke bidang kuliner. GOSIP lain mengatakan ia menyadari bahwa cepat atau lambat bisnis percetakan foto akan memudar karena semakin murah dan canggihnya perangkat berbasis Android sehingga membuat orang enggan mencetak foto dan lebih memilih menyimpannya pada perangkat tersebut.

No comments:

Post a Comment