14 June 2012

Amanda

H. Sjukur
lahir 29 September 1938 di Jombang
wafat 5 September 2011

Hj. Sumiwiludjeng
lahir 1 Agustus 1960 di Jombang

CABANG TOKO
-Bandung
*Jl. Rancabolang 29 Tlp. 022 9275 4191 / 022 7077 4113 (AMANDA PUSAT)
*Jl. Cikawao 1-3 Tlp. 022 9275 4192
*Jl.Ters. Jakarta 6 Tlp. 022 9275 4193
*Paskal Hyper Square Blok A 43 Jl. HOS Tjokroaminoto 25-27 Tlp. 022 9275 4194
*Jl. Ir. H. Djuanda 167 Tlp. 022 9275 4195

-Cimahi
*Jl. Raya Cibabat 452 Tlp. 022 664 5586

-Bogor
*Jl. Pajajaran 84F Tlp. 0251 924 5745

-Cirebon
*Jl. Tuparev 38A Tlp. 0231 918 7979

-Yogyakarta
*Jl. Diponegoro 38 Tlp. 0274 923 0220
*Jl. Cokroaminoto 219 Tlp. 0274 923 0221
*Jl. Bhayangkara 35 Tlp. 0274 912 7462

-Solo
*Jl. Yosodipuro 51 Tlp. 0271 719 120

-Surabaya
*Jl. Kutai 8 Tlp. 031 9117 1430
*Jl. Raya Bratang Binangun 11-11A Tlp. 031 9117 1431
*Jl. Mulyosari 95F Tlp. 031 9117 1432
*FO Darmo, Jl. Raya Darmo 14-16 Tlp. 031 9109 1778
*Delta Plaza Lt.2, Jl. Pemuda 33-37 Tlp. 031 9117 1433

-Malang
*Jl. Arief Rahman Hakim 26A Tlp. 0341 992 6140
*Jl. WR. Supratman C1 Kav. 19 Tlp. 0341 992 6141

-Sidoarjo
*Jl. Pahlawan 9C Tlp. 031 9152 6559

-Medan
*Jl. Abdullah Lubis 23A Tlp. 061 9141 5001
*Jl. Kruing 3F Tlp. 061 9141 5002
*Jl. Brigjend Katamso 486 Tlp.061 9141 5002

GOSIPNYA
Bisnis ini dimulai karena Hj. Sumiwiludjeng merasa tidak puas dengan resep bolu kukus buatan adiknya yang ia terima akhir tahun 1999. Sejak lama lulusan Tata Boga IKIP Jakarta (kini Universitas Negeri Jakarta) ini membantu perekonomian suaminya, H. Sjukur, dengan menerima pesanan kue dan makanan untuk arisan dan pesta pernikahan.

Setelah menemukan resep yang tepat untuk bolu kukus tersebut, ia bersama dengan anak dan menantunya (Joko Ervianto dan Atin Djukarniatin) mulai menawarkannya kepada para pelanggan kateringnya. GOSIPNYA dulu kue ini hanya disebut kue bolu cokelat saja tapi agar lebih dikenal orang, namanya diganti menjadi brownies kukus karena tekstur dan warnanya mirip brownies.

Pada awal tahun 2000 Joko dan Atin membuka sebuah kios kaki lima di kompleks pertokoan Metro, Soekarno Hatta, Bandung. Karena kurang menarik minat konsumen, kue itu dijual Rp. 1.000 per potong. Dengan cara itu mereka bisa menjual hingga 150-250 potong atau 3-5 loyang ukuran 24x24 cm per hari. Tapi mereka lalu pindah ke Jl. Tata Surya no. 11 karena toko Metro terbakar.

Agar lebih komersial Joko memberi merek Amanda, sebuah nama yang pernah dipakai Hj. Sumiwiludjeng untuk usaha kantin dan salon rambutnya. Menurut Hj. Sumiwiludjeng AMANDA adalah singkatan dari Anak MANtu DAmai.

Joko merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Bandung sehingga ia berperan besar membuat Amanda maju pesat. Ketika mereka kewalahan dengan pesanan yang begitu banyak, Joko mengubah cara mengukus dari 3 loyang dengan 3 kompor menjadi 6 loyang. GOSIPNYA kocokan adonan pun dibuat khusus, sehingga bisa mengocok untuk 6 resep sekaligus.

Toko yang merangkap tempat produksi terasa mulai sesak karena hanya berupa bangunan tripleks seluas 4x6 meter sehingga pada tahun 2002 mereka pindah ke Jl. Rancabolang no. 5 serta membuka dua cabang di Jl. Emong dan Jl. Antapani. Pada tahun 2003 cabang di Jl. Otten dibuka.

Karena tidak sanggup melayani permintaan konsumen, mereka mulai mendapat keluhan dari pembeli yang tidak kebagian brownies. Mereka pun mulai meningkatkan jumlah produksi. GOSIPNYA saat itu mereka menjual sekitar 1.000 loyang kue sehari dan memiliki karyawan hingga 200 orang.

Untuk mengelola bisnis yang terus membesar itu, adik Joko, Andi Darmansyah dan Sugeng Cahyono ikut mengelola cabang-cabang Amanda. Awal tahun 2005, pusat toko mereka pindah ke bangunan yang lebih besar di JI. Rancabolang 29. Bersamaan dengan itu cabang baru di Paskal Hyper Square dibuka. Andi dan Sugeng juga ditarik ke kantor pusat untuk memegang jabatan direktur keuangan dan direktur operasional. Sementara itu, pabrik pembuatan brownies tetap di JI. Rancabolang 5. Tahun-tahun berikutnya hingga 2011, Amanda terus membesar dengan membuka cabang hingga ke Jawa Timur dan Sumatera.

Dalam hal produk baru Amanda juga terus berinovasi menciptakan rasa-rasa baru. GOSIPNYA untuk hal ini Amanda berkonsultasi dengan dosen bakery & pastry Akpar NHI Bandung, Djauhar Arifin, yang telah menulis buku Menu For Yuu! yang dijual di toko-toko buku Gramedia.

No comments:

Post a Comment